Cara Menurunkan Berat Badan Dengan Menambah Asupan Protein

Menurunkan Berat Badan – Hallo Semuanya niscaya tidak aneh dengan bermacam-macam jenis diet yang populer dikala ini. Banyak orang yang melakukan diet dengan alasan untuk mendapatkan berat tubuh yang ideal.

Namun, dari sekian banyak metode diet yang tersedia, ada beberapa jenis diet yang menekankan pada konsumsi makanan tinggi protein. Pertanyaannya, apa benar konsumsi protein yang tinggi mampu membantu kita menurunkan berat tubuh?

Apabila ingin menurunkan berat tubuh dan sedang mempertimbangkan untuk menjalani diet tinggi protein, ada baiknya Geng Sehat mengetahui terlebih dahulu korelasi antara tingkat asupan protein dengan berat tubuh. Berikut penjelasan lengkapnya!

BACA JUGA : Bagaimana Cara Menurunkan Berat Badan 26 KG di Rumah
Pesan Maxiburn Disini

Protein Memengaruhi Kadar Hormon Pengatur Berat Badan

Berat tubuh kita diatur secara aktif oleh otak, khususnya bab yang disebut hipotalamus. Untuk menentukan kapan dan seberapa banyak makanan yang Kamu konsumsi, otak mencerna bermacam-macam jenis berita dari hormon yang berbeda.

Agar otak dapat menentukan kapan dan berapa jumlah makanan yang harus kita konsumsi, otak perlu memproses beberapa informasi. Salah satunya kadar hormon di dalam badan terkait dengan proses makan, mirip hormon GLP-1, peptida YY, dan cholecystokinin, yang memberi sinyal kenyang ke otak. Selain itu, ada pula hormon ghrelin yang berfungsi untuk meningkatkan rasa lapar.

Berdasarkan beberapa hasil riset, konsumsi protein yang tinggi dapat meningkatkan kadar level hormon pengirim sinyal kenyang serta menurunkan level hormon pengirim sinyal lapar. Dengan demikian, secara otomatis tubuh akan terstimulasi untuk makan lebih sedikit.

Protein Mengurangi Keinginan untuk Ngemil

Mengidam sesuatu memang menjadi musuh nomor satu orang yang sedang diet ya, Gengs. Apalagi bila hingga timbul cita-cita untuk ngemil di malam hari. Tanpa disadari, hal ini dapat menambah total kalori yang sudah dikonsumsi sepanjang hari.

Namun, ada hal menarik yang dari protein. Nutrisi ini bisa membantu mengurangi frekuensi ngidam dan impian makan di malam hari. Menurut penelitian, asupan protein yang seimbang (memenuhi 25% kebutuhan kalori harian), mampu mengurangi hasrat ngidam dan ingin ngemil di malam hari. Selain itu, terdapat penelitian yang mengambarkan bahwa komposisi sarapan tinggi protein mengurangi impian ngemil secara signifikan.

Protein Membantu Menjaga Kestabilan Berat Badan

Walaupun menjadi tujuan awal dari menjalani diet, menurunkan berat badan bukan hal yang terpenting dalam proses ini. Yang lebih penting yakni menjaga berat tubuh tetap stabil untuk jangka panjang. Banyak orang yang melaksanakan diet dan berhasil menurunkan berat badan tetapi kembali mengalami kenaikan berat badan.

Menariknya, asupan protein tinggi juga bisa mencegah kenaikan berat badan yang sudah berhasil diturunkan. Hal ini dibuktikan dari suatu penelitian yang memberikan bahwa peningkatkan asupan protein dalam jumlah sedang mampu menurunkan kenaikan berat tubuh kembali sampai 50%.

Protein Membantu Proses Pencernaan Makanan

Setelah makan, sejumlah kalori atau energi di dalam tubuh akan dipakai untuk mencerna dan memetabolisme makanan. Proses inilah yang disebut imbas termal dari masakan. Studi memperlihatkan bahwa protein mempunyai imbas termal yang lebih tinggi (20-30%) dibandingkan dengan karbohidrat (5-10%) dan lemak (0-3%). Dengan kata lain, 30% dari total protein yang kita konsumsi akan dimanfaatkan untuk proses pencernaan makanan.

Protein Mendorong Tubuh untuk Membakar Lebih Banyak Kalori

Karena mempunyai efek termal yang tinggi serta sejumlah faktor lainnya, asupan protein tinggi juga cenderung mendorong badan untuk membakar lebih banyak kalori, bahkan ketika kita sedang tidur. Suatu penelitian memperlihatkan bahwa mengonsumsi masakan tinggi protein akan meningkatkan jumlah kalori yang dipakai untuk fisiologis badan. Dengan mendorong tubuh mengkremasi lebih banyak kalori, diet tinggi protein menjadi lebih unggul dibandingkan dengan metode diet lainnya dalam hal penurunan berat badan.

Bagaimana Cara Meningkatkan Asupan Protein?

Tidaklah sulit jikalau Geng Sehat ingin menambah asupan protein. Geng Sehat mampu meningkatkan konsumsi makanan yang kaya protein, mirip daging, ikan, telur, susu, dan kacang-kacangan. Namun, porsi dan proporsi dari total kalori hariannya tergantung pada metode diet yang Geng Sehat akan jalani.

Selain itu, konsumsi aksesori tinggi protein mampu membantu Geng Sehat memenuhi kebutuhan protein ketika menjalani diet. Sebagai rekomendasi, Geng Sehat bisa mengonsumsi pelengkap yang mengangung striatin, fraksi bioaktif protein dari ikan gabus. Suplemen kesehatan dengan kandungan tersebut mampu memperbaiki dan membantu meningkatkan asupan protein ke dalam badan.

Nah, sekarang Geng Sehat sudah lebih memahami tugas penting protein dalam metabolisme badan, kan? Semoga dengan mengetahui kekerabatan antara protein dan berat tubuh, Geng Sehat jadi lebih mantap untuk memilih metode diet yang akan dijalankan. Jangan lupa untuk selalu memasukkan bahan makanan tinggi protein maupun tambahan tinggi protein ke menu diet Geng Sehat, ya

×

Ini Dia

Cek Aja
×

Diet Tanpa Lapar

Obat Diet Tanpa Lapar