10 Pinjam Uang Online Terbaik (Fintech vs KTA Bank)


Pinjaman uang adalah kebutuhan banyak orang, apalagi kredit online yang mudah dan bisa dicicil pasti dicari banyak orang karena seringkali kebutuhan mendadak datang, misalnya menebus biaya rumah sakit atau membayar uang sekolah anak. Dalam situasi itu, perlu pinjaman uang mendadak, yang mudah, kredit online, tanpa jaminan dan syarat, dan dana segera cair. Apa aplikasi pinjaman uang online terbaik terpercaya ? Apa aplikasi pinjaman online terbaik bunga rendah ? Bagaimana resiko aplikasi pinjam uang online ?

Untuk menjawabnya, saya review 10 aplikasi Fintech dan KTA Bank yang menawarkan pinjaman uang mudah dan bisa dicicil dengan proses cepat online 24 jam langsung cair. Mereka ini menyediakan kesempatan pinjam uang online, dengan fitur butuh pinjaman uang sekarang.

Kenapa permintaan akan aplikasi kredit online, aplikasi pinjam uang yang terbaik dan terpercaya, selalu tinggi di masyarakat ?

Kebutuhan mendadak bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja. Misalnya, yang paling sering saya lihat adalah kebutuhan membayar biaya kesehatan dan biaya pendidikan sekolah anak.

Biaya rumah sakit umumnya harus segera ditebus, bukan sesuatu yang bisa ditunda. Dan tidak semua orang punya asuransi. Bahkan BPJS Kesehatan pun tidak mengcover semua pengeluaran rumah sakit.

Biaya untuk sekolah anak juga sama. Saya beberapa kali mengalami sendiri kebutuhan untuk bayar biaya sekolah anak yang urgent dan tidak bisa ditunda (kalau tidak segera dibayar, sekolah anak bisa kena imbasnya).

Jadi, mau tidak mau, kita menghadapi kebutuhan dana emergensi, emergency fund.

Jadi, buat Anda yang butuh pinjaman uang sekarang, perlu ada dana talangan yang cepat dan mudah.

Idealnya, menurut saran perencana keuangan, Anda punya dana darurat. Dana yang disimpan di tabungan dan siap digunakan saat muncul kebutuhan mendadak.

Tentu saja, untuk itu, Anda harus rajin menabung supaya punya simpanan dana darurat. Syarat yang tidak mudah bagi banyak orang.

Bagaimana jika tidak punya dana darurat, sementara Anda dihadapkan kebutuhan mendadak. Butuh pinjaman uang sekarang.

Menggunakan kartu kredit salah satu solusi, walaupun kenyataannya mayoritas masyarakat tidak punya kartu yang satu ini.

Lembaga keuangan menawarkan solusi, produk dana tunai, yaitu salah satunya pinjam uang di bank. Pinjaman uang tunai pribadi yang memberikan dana cepat untuk kebutuhan emergensi.

Karena namanya dana cepat, produk pinjam uang online ini menawarkan sejumlah fitur:

  • Tanpa Jaminan. Harus pinjaman uang tanpa jaminan karena jika dengan agunan, proses persetujuan kredit akan memakan waktu lama. Proses menilai dan mengikat agunan untuk menjadi jaminan kredit butuh proses yang panjang.
  • Kemudahan proses. Kebutuhan emergensi menuntut proses pinjaman uang mudah, dan tanpa syarat yang tidak bertele-tele.
  • Langsung cair. Karena dana emergensi, pinjaman cepat cair menjadi fitur utama untuk menarik calon peminjam. Pas untuk yang butuh pinjaman uang sekarang atau dana segera.
  • Bisa dicicil. Aplikasi pinjaman uang yang bisa dicicil menjadi fitur tersendiri yang menarik karena jika hanya pembayaran satu kali langsung lunas, yang selama ini ditawarkan fintech p2p, tidak selalu bisa diterapkan untuk plafon pinjaman yang besar.
  • Terpercaya. Meskipun cepat dan mudah, tetapi jika bukan pinjaman uang online terpercaya, tentu saja akan menimbulkan pertanyaan di mata calon peminjam. Salah satu ciri terpercaya adalah pinjaman online terdaftar di OJK.

Pinjam Uang Online Terbaik Terpercaya OJK

Trend di 2019 2020 adalah pinjaman uang online tanpa jaminan dan syarat, hanya perlu KTP, tidak hanya ditawarkan oleh Fintech saja, tetapi sejumlah bank menjajal produk KTA dengan fitur yang sama, menawarkan pinjam uang di bank yang cepat dan mudah via aplikasi.

Tentu saja, hadirnya fenomena kredit uang dana segera ini bagus buat calon peminjam karena memiliki banyak pilihan. Banyak orang yang bisa meminjamkan uang tanpa jaminan.

Selain itu, bank biasanya menawarkan bunga KTA lebih rendah dan memiliki proses tata kelola yang lebih ketat sehingga menghindari penyalahgunaan data nasabah.

Karena itu, dalam review kali ini, saya membandingkan pinjaman uang online tanpa jaminan dan syarat dari Fintech P2P lending vs KTA Bank. Anda bisa lihat dan menarik kesimpulan mana pinjaman uang yang terbaik, terpercaya dan bunga lebih murah.

Karena ingin memastikan bahwa pinjaman uang online terpercaya, maka yang saya bahas dalam artikel ini tidak hanya rekomendasi pinjaman online tetapi juga Fintech P2P yang terdaftar di OJK 2019.

Saya memastikan bahwa pinjaman yang dibahas dalam artikel ini adalah aplikasi fintech terdaftar resmi di OJK.

width=”100vw”
height=”320″
type=”adsense”
data-ad-client=”ca-pub-2189935723718667″
data-ad-slot=”4961722499″
data-auto-format=”rspv”
data-full-width
>

Apa aplikasi pinjaman uang terbaik ? Dimana aplikasi pinjaman online terbaik ?

  1. Tunaiku Cicilan Tanpa Jaminan
  2. Julo Pinjaman Online
  3. KTA Digibank DBS
  4. KTA Permata Online
  5. UangTeman
  6. Dana Tunai Tokopedia
  7. Kredit Pintar
  8. TunaiKita
  9. KTA Commbank
  10. RupiahCepat Pinjam Uang

#1 Tunaiku – Kredit Online

Tunaiku Pinjaman Uang Online
Tunaiku Pinjaman Uang Online

Bagaimana pengalaman pinjam uang di Tunaiku ?

Tunaiku menawarkan pinjaman uang yang bisa dicicil. Lewat aplikasi, promo Tunaiku adalah Pinjaman Online Tanpa Jaminan dengan pagu Rp 2 – 20 Juta, syarat KTP saja!

Untuk Anda ingin pinjam uang, bisa pinjam 5 juta atau 10 juta di Tunaiku, dimana bisa mengambil tenor cicilan 6 bulan sd 20 bulan. Biaya bunga 3% sd 4% per bulan dan biaya administrasi Rp 540,000 dipotong dimuka.

Meskipun berbasis Fintech, aplikasi kredit online Tunaiku dimiliki oleh Bank Amar. Karena dimiliki bank, Tunaiku bukan masuk kategori P2P Lending OJK.

Persyaratan pengajuan adalah umur 21-55 tahun, Warga Negara Indonesia, mempunyai Rekening Bank, bekerja atau berpenghasilan (Pekerja swasta & PNS) dan tinggal atau bekerja di area layanan Tunaiku.

Yang perlu diperhatikan dalam proses Tunaiku adalah meskipun pengajuan lewat aplikasi pinjaman online, tetapi ada proses bertemu kurir untuk konfirmasi KTP dan tanda tangan kontrak, yang dilakukan dalam waktu 1-3 hari kerja.

Jadi proses di Tunaiku tidak betul betul pinjaman cepat cair atau langsung cair dalam 24 jam. Dana segera di Tunaiku butuh beberapa waktu untuk cair. Ada proses tambahan, secara kunjungan ke rumah aplikan, untuk menemui peminjam.

Update 2019:

Berdasarkan pengalaman pinjam uang di Tunaiku, Tunaiku adalah pinjaman online tanpa jaminan cepat cair yang menawarkan plafon dana tunai Rp 2 juta, Rp 5 juta, Rp 10 juta sampai paling tinggi Rp 20 juta. Pinjaman uang di Tunaiku bisa dicicil mulai dari 2 bulan sampai paling lama 20 bulan.

Berbeda dengan pinjaman online lainnya yang berada dalam platform P2P, sejak tahun 2018, Tunaiku adalah produk Amar Bank yang terdaftar dan diawasi OJK sejak 2014.

Pengajuan pinjaman di Tunaiku harus melalui aplikasi pinjaman online yang diunduh lewat Google Play Store. 

Berapa bunga pinjaman di Tunaiku ?

Untuk menjawabnya, saya menggunakan pengalaman pinjam uang di Tunaiku. Saya melakukan review di aplikasi pinjaman Tunaiku dan menghitung tingkat suku bunga per bulan berdasarkan simulasi di aplikasi Tunaiku.

Saya mengambil beberapa contoh pinjaman dengan plafon pengajuan dan tenor kredit yang berbeda dan melihat berapa total pengembalian yang saya harus lunasi.

Bunga Pinjaman Tunaiku
Bunga Pinjaman Tunaiku

Berikut ini perhitungannya:

  • Pinjaman Rp 20,000,000 selama tenor 20 bulan dengan cicilan Rp 1,620,532 maka total pengembalian adalah Rp 32,410,640 dengan bunga flat 7.5% per bulan selama masa pembayaran.
  • Pinjaman Rp   2,000,000 selama tenor   6 bulan dengan cicilan Rp 482,985 maka total pengembalian adalah Rp 2.897.910 dengan bunga flat 3.1 % per bulan selama masa pembayaran.

Meskipun bunga relatif tinggi dibandingkan KTA Bank yang berkisar di 1% sd 3% flat per bulan, namun  Tunaiku jelas lebih murah dari pinjaman online Fintech yang memberikan max 0.80% per hari.

#2 Julo – Pinjaman Uang Mendadak

Julo Pinjaman Uang Online
Julo Pinjaman Uang Online

Julo menawarkan pinjaman uang yang bisa dicicil. Fintech P2P ini memiliki produk pinjaman bulanan online langsung cair.

Plafon kredit di Julo bisa pinjam diatas Rp 5 juta, yaitu Rp 2.000.000 sd Rp 8.000.000. Pengembalian pinjaman dengan mencicil selama 3 – 6 Bulan dan bunga 4% per bulan.

Simulasi Cicilan Julo:

Pinjam Cicilan Pengembalian Tenor Bunga
Rp 8,000,000 Rp 1,600,000 Rp 9,600,000 6 bulan 20.0%
Rp 2,000,000 Rp 413,000 Rp 2,478,000 6 bulan 23.9%

Persyaratan pengajuan adalah umur 21-60 tahun, Warga Negara Indonesia, mempunyai Rekening Bank, bekerja atau berpenghasilan minimum Rp 2 juta dan tinggal di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Manado, Bali, Kalimantan Timur, dan Kep. Riau.

Update 2019:

Julo melakukan ekspansi daerah layanan, coverage area. Berdasarkan email yang saya terima di Juli 19, 2019 Julo menyampaikan bahwa saat ini sudah melayani seluruh Indonesia.

Julo melayani seluruh Indonesia.

Produk JULO yang ditawarkan untuk bisa diajukan:

  • JULO Mini : Pinjaman Online 2-8 juta, bunga 3-6% per bulan
  • JULO Cicil:Pinjaman Online 500 ribu – 1 juta, bunga 0.33% per har

Untuk informasi lanjut bisa menghubungi call center Julo: Email: cs@julo.co.id; Website: https://www.julo.co.id/; Instagram:@juloindonesia Twitter: @juloindonesia; Alamat kantor: 88@Kasablanka Tower A Lt.10E, Jl. Casablanca Raya Kav. 88, RT.14/RW.5, Menteng Dalam, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12820

#3 KTA DBS digibank

KTA Digibank DBS Pinjaman Uang Online
KTA Digibank DBS Pinjaman Uang Online

Meskipun bank, DBS digibank berani menawarkan KTA pinjaman online langsung cair dalam hitungan menit. Bahkan situs digibank klaim bahwa aplikasi kredit online terbaik dengan pencairan dalam 60 detik.

Syaratnya, pinjam uang dana tunai harus diajukan lewat aplikasi mobile banking digibank DBS. Unduh aplikasi ini dengan gratis di playstore.

Pinjaman KTA  online DBS ini adalah pinjaman dana jaminan KTP karena persyaratan utama wajib punya e-KTP.

Plafon meminjam sampai 10 juta, tepatnya Rp3.000.000 sd  Rp300.000.000 dengan tenor 12 bulan, 24 bulan dan 36 bulan.

Simulasi Cicilan dan Bunga Pinjaman Uang dari KTA DBS Digibank

Pinjaman Cicilan Tenor Bunga
per bulan
Rp 20,000,000 Rp 853,556 36 bulan 1.49%
Rp 30,000,000 Rp 1,280,333 36 bulan 1.49%

#4 Permata KTA Online

Bank Permata melalui aplikasi mobile banking Permata X menawarkan pinjaman online 24 jam. Dalam 24 jam sejak pengajuan sudah ada keputusan dari Permata.

Apa langkah pengajuan di aplikasi kredit online Permata ?

Peminjam mengunduh aplikasi Permata Mobile X di playstore, kemudian di dalam aplikasi terdapat pinjaman uang KTA. Pengajuan cukup dilakukan secara online lewat  aplikasi PermataX dan tidak perlu hadir ke kantor cabang atau bertemu marketing.

Syaratnya simpel, yaitu punya e-KTP dan NPWP serta ponsel yang bisa mengambil foto selfie.

Saya sendiri mencoba aplikasi kredit online ini untuk mengajukan kredit KTA online. Dan saya merasakan pengisian aplikasi yang singkat dan tidak bertele-tele.

Dalam waktu 24 jam sejak pengajuan, saya menerima keputusan pengajuan pinjaman uang tunai di Permata Online.

#5 Uang Teman

Uang Teman adalah fintech pemberi pinjaman uang pribadi yang mulai beroperasi sejak 2015. Salah satu pionir pinjaman online langsung cair 24 jam di Indonesia.

Salah satu Fintech OJK yang sudah mendapatkan perizinan adalam UangTeman

Fintech pinjaman uang ini menawarkan aplikasi pinjaman online tanpa jaminan dan kartu kredit.

Nasabah mengunduh aplikasi di Playstore dan wajib memiliki KTP serta bisa mengambil foto selfie untuk dapat mengajukan permohonan kredit tanpa jaminan.

Persyaratan adalah Warga Negara Indonesia, usia 21 hingga 65 Tahun dan punya pekerjaan atau penghasilan.

Plafon pinjaman pribadi di Uang Teman mulai dari Rp 1 juta sd Rp 3 juta dengan tenor maksimum 30 hari. Bunga per hari 0.8% sehingga jika meminjam Rp 1 juta maka pengembalian Rp 1.240.000 di hari ke 30 akhir masa kredit.

Uang Teman juga menawarkan pinjaman uang bisa dicicil 2 bulan dan 3 bulan, tetapi hanya diberikan kepada nasabah eksisting loyal dengan catatan pembayaran yang bagus.

#6 Rupiah Plus

Rupiah Plus dikenal sebagai salah satu Fintech pinjaman dana tunai. Strategi marketing yang agresif membuat pinjaman dana cepat ini terkenal di online.

Tetapi, beberapa bulan yang lalu RupiahPlus tampaknya melakukan rebranding. Website tidak bisa diakses lagi dan dialihkan ke brand lain.

Brand yang baru adalah ‘Perdana’. Saat buka website Rupiah Plus, Anda akan ketemu Perdana.

Saya sebut ‘tampaknya’ karena belum ada pemberitahuan resmi dari pihak Rupiah Plus soal rebranding tersebut. Tetapi, jika dilihat, entitas perusahaan yang memiliki RupiahPlus sama dengan yang memiliki Perdana dan ijin OJK yang digunakan RupiahPlus adalah yang digunakan Perdana.

Perdana diajukan lewat aplikasi yang bisa diunduh di playstore. Fintech P2P ini melayani pinjaman online tanpa jaminan dengan pilihan plafon kredit Rp800.000; Rp1.500.000; Rp1.600.000 dan Rp 1.800.000.

Dengan masa tenor 14 hari, bunga adalah 0.8%/hari (tidak ada biaya lain). Jika memilih pinjaman Rp 800.000 dengan tenor 14 hari, maka saat jatuh tempo Anda harus membayar: 800.000*(1+14*0.8%)= Rp 889.600.

#7 KreditPintar

Kredit Pintar diajukan lewat aplikasi pinjaman online pribadi tanpa jaminan. Fintech ini menawarkan pinjaman uang online langsung cair dalam 24 jam.

Pengajuan di Kredit Pintar wajib melalui aplikasi android yang bisa diunduh di playstore. Tidak bisa mengajukan lewat situs, karenanya Anda tidak bisa mengajukan lewat komputer, harus melalui ponsel.

Persyaratan adalah Warga Negara Indonesia, usia 18 hingga 55 Tahun, punya pekerjaan atau penghasilan, memiliki ktp dan nama pemilik rekening pencairan harus sama dengan nama ktp, domisili di Indonesia.

Plafon pinjaman adalah Rp 600 ribu, Rp 1.2 juta dan Rp 2.3 juta. Tersedia tenor 30 hari dan cicilan 2 bulan serta 3 bulan.

Bunga pinjaman tidak disebutkan dalam aplikasi pengajuan. Yang dijelaskan adalah skema simulasi cicilan dan pengembalian.

Simulasi Cicilan dan Bunga KreditPintar

Pinjam Pencairan Pengembalian Tenor Bunga
per Hari
Rp 600,000 Rp 540,000 Rp 666,000 14 hari 1.60%
Rp 1,200,000 Rp1,080,000 Rp 1,332,000 14 hari 1.60%

Update 2019:

Pinjaman Online Kredit Pintar
Pinjaman Online Kredit Pintar

Kredit Pintar menetapkan opsi jumlah pinjaman dengan tenor masing – masing. Ada 4 opsi pinjaman online cepat cair yang ditawarkan Kredit Pintar, yaitu:

  1. Rp 600,000 dan 14 hari
  2. Rp 1,200,000 dan 14 hari
  3. Rp 1,200,000 dan 28 hari
  4. Rp 2,300,000 dan 3 bulan

Anda harus memilih salah satu opsi diatas untuk mengajukan pinjaman. Tidak bisa memilih di luar opsi diatas.

Kredit Pintar memberikan bunga yang berbeda beda tergantung jumlah plafon pinjaman. Ada beberapa pilihan jumlah pinjaman yang ditawarkan Kredit Pintar.

Untuk menghitung suku bunga yang dibebankan oleh Kredit Pintar, Anda perlu menghitung (1) jumlah dana yang diterima di rekening Anda saat pencairan dan (2) jumlah pelunasan yang harus dibayarkan saat jatuh tempo. Dengan menghitung menggunakan angka ini, Anda bisa mendapatkan perhitungan suku bunga yang akurat.

Bunga KreditPintar Pinjaman Online
Bunga KreditPintar Pinjaman Online

Mari kita lihat hitung bunga pinjaman online kredit pintar.

  • Pinjaman Rp 600,000 dan tenor 14 hari. Dana cair rekening Rp 540,000 dan jumlah pengambalian pinjaman Rp 666,000. Total bunga adalah 18.92% dan 1.4% per hari
  • Pinjaman Rp 1,200,000 dan tenor 14 hari. Dana cair rekening Rp 1,080,000 dan jumlah pengambalian pinjaman Rp 1,332,000. Total bunga adalah 18.92% dan 1.4% per hari
  • Pinjaman Rp 1,200,000 dan tenor 28 hari. Dana cair rekening Rp 1,056,000 dan jumlah pengambalian pinjaman Rp 1,392,000. Total bunga adalah 24.14% dan 0.9% per hari
  • Pinjaman Rp 2,300,000 dan tenor 3 bulan (90 hari). Dana cair rekening Rp 1,955,000 dan jumlah pengambalian pinjaman Rp 2,645,100. Total bunga adalah 26.09% dan 0.3% per hari.

#8 TunaiKita Pinjaman Online Cepat Cair

TunaiKita merupakan salah satu Fintech P2P yang berkembang pesat dalam 1 tahun terakhir. Mulai di awal 2017, pinjaman uang online ini sudah memberikan pencairan kredit senilai puluhan miliar dalam waktu 1 tahun.

Tunaikita menawarkan pinjam uang mulai Rp 500 ribu, 5 juta, 10 juta sd 20 juta tanpa jaminan. Calon peminjam bisa memilih dua jenis produk, yaitu (1) tenor 10 hari sd 30 hari; (2) pinjaman uang bisa dicicil sampai 3 bulan.

Syarat pengajuan dana tunai di Tunaikita adalah Warga Negara Indonesia, usia 21 hingga 60 Tahun, memiliki KTP dan NPWP serta memiliki rekening bank, domisili di wilayah layanan yaitu Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Kudus, Yogyakarta, Surakarta, Magelang, Denpasar, Malang, Kediri, Jember, Gresik, Banyuwangi, Medan, Batam, Pekanbaru, Palembang, Padang, Makassar, Manado, Pontianak, dan Banjarmasin.

Simulasi Cicilan dan Bunga TunaiKita

Pinjaman Cicilan Pengembalian Tenor Total
Bunga
Rp 4,000,000 Rp 1,615,000 Rp 4,845,000 3 bulan 21.0%
Rp 6,000,000 Rp 2,406,000 Rp 7,218,000 3 bulan 20.3%

#9 KTA Commbank

Commbank menawarkan pinjam uang KTA dengan proses online, tanpa mudah dan cepat.

Pengajuan pinjaman uang secara online di Commbank dilakukan lewat e-form yang disediakan di situs bank asal Australia. Dengan cara ini, untuk mengajukan pinjaman dana tunai di Commbank, Anda tidak perlu mendownload aplikasi KTA.

Plafond KTA Commbank Rp10 juta s/d Rp30 juta (kelipatan Rp 1 juta) dengan masa pinjaman 12 bulan atau 18 bulan. Sistem pembayaran auto-debit dari rekening peminjam di Commbank karena itu pembukaan rekening di Commbank wajib.

Persyaratan adalah nasabah Commbank; domisili di Jakarta, Tangerang, Bogor, Depok, Bekasi, Surabaya, Semarang, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, Palembang dan Medan; usia 21 – 55 tahun; penghasilan bersih minimal Rp 3.500.000 (tiga juta lima ratus ribu rupiah) / bulan.

Bunga pinjaman KTA Commbank 1.99% flat/ bulan. Catatan: jika mengambil tenor semakin panjang, biaya bunga semakin besar.

Simulasi Cicilan dan Bunga KTA Commbank

Pinjaman Cicilan Pengembalian Tenor Total
Bunga
Rp 10,000,000 Rp 1,032,333 Rp 12,387,996 12 bulan 23.88%
Rp 30,000,000 Rp 3,097,000 Rp 37,164,000 12 bulan 23.88%

#10 RupiahCepat

RupiahCepat adalah salah satu P2P yang menawarkan pinjam uang secara online dengan cukup agresif belakangan ini. Fintech menggunakan aplikasi dalam pengajuan pinjaman nasabah.

Rupiah Cepat  menawarkan pinjaman mulai Rp 500 ribu hingga Rp 5 juta sampai dengan jangka waktu pelunasan 3 bulan. Fintech mengklaim sebagai pinjaman cepat karena 15 menit untuk mengajukan, dan 2 jam – 48 jam untuk disetujui.

Persyaratan adalah memiliki KTP, minimum usia 22 tahun, memiliki nomor ponsel dan sumber pendapatan yang stabil. Setelah pengajuan, pihak Rupiah Cepat akan menghubungi dalam satu hari kerja setelah menerima pengajuan. Waktu tercepat adalah 20 menit untuk mendapatkan pendanaan.

#11 Pinjaman Online Dana Instan Tokopedia

Tokopedia Dana Instan Pinjaman Uang
Tokopedia Dana Instan Pinjaman Uang

Diluar ke 10 pinjaman uang diatas, saya juga menemukan bahwa Tokopedia menawarkan pinjaman uang online tanpa jaminan di 2019 ini. Nama produk Tokopedia adalah Dana Instan.

Raksasa e-commerce ini menawarkan kredit tanpa jaminan, Dana Instan, dengan plafon pinjaman uang mulai Rp 500 ribu sampai dengan Rp 1.2 juta dengan tenor 14 hari dan 21 hari. Bunga pinjaman disebutkan adalah 1% sehari.

Tokopedia menjanjikan keputusan dalam 24 jam, yaitu: (1) keputusan permohonan dalam waktu 24 jam setelah dilakukan pengajuan dan akan diproses pada hari kerja; (2) pencairan selambat-lambatnya dua hari kerja sejak pengajuan permohonan dilakukan, jika permohonan disetujui.

Bagaimana cara perhitungan bunga pinjaman uang online Tokopedia ?

Berdasarkan pengalaman mengajukan, pencairan Dana instan yang saya terima di rekening adalah Rp 516,000 (untuk pengajuan Rp 600 ribu) sementara pengembalian Rp 600,000 dalam waktu 14 hari, sehingga total pengembalian bunga adalah 16.2%, yaitu (84,000 / 516,000).

Bunga 16.2% dalam waktu 14 hari berarti 1.1% per hari.

Sementara, Tokopedia mengklaim bahwa bunga 1% sehari sehingga 14% untuk pinjaman selama 14 hari. Namun kenyataanya setelah saya hitung bunga efektif per hari adalah 1.1%.

Perbedaan ini terjadi karena dana instan memotong bunga dimuka. Akibatnya, saya tidak terima pinjaman sesuai plafon sewaktu pencairan, pinjam 600 ribu terima 516 ribu.

Cara Mengajukan Pinjaman Online | Duwitmu
Cara Pinjaman Uang Tunai 2019
Pengertian Pinjaman Online

Pengertian Pinjaman Online

Pinjaman online tumbuh sangat cepat di Indonesia. Kemudahan dan kecepatan yang ditawarkannya menjadi daya tarik utama.

Kehadiran fasilitas pinjaman online sangat menarik. Memanfaatkan gadget, jenis pinjaman ini menawarkan banyak kemudahan. 

Pengajuan kredit yang selama ini dikenal lama dan rumit, sekarang bisa dilakukan secara cepat, mudah, online dan tanpa tatap muka.

Calon peminjam cukup mengunduh aplikasi pinjaman di ponsel melalui Google Play Store atau melalui APK. Ada yang menerima hanya ponsel android, tetapi ada juga yang sudah bisa android dan ios apple. 

Manfaatnya

Manfaat Pinjaman Online

Jenis pinjaman ini menawarkan berbagai manfaat:

  • Cepat. Proses persetujuan di pinjaman online memakan waktu cukup singkat. Biasanya dalam 24 jam, jauh lebih superior dibandingkan bank yang 1 sd 2 minggu.
  • Mudah. Persyaratan pinjaman online umumnya hanya KTP dan foto selfie. Syarat dokumen lain opsional, jika dibutuhkan. Berbeda dengan bank yang meminta banyak dokumen sejak awal.
  • Online. Seluruh proses dilakukan secara online, tidak perlu tatap muka. Peminjam bisa mengajukan pinjaman dimana saja dan kapan saja. Cukup bermodalkan smartphone.
  • Fleksibilitas tenor. Pinjaman online memperkenalkan tenor kredit 30 hari yang sesuai dengan masa gajian. Tenor pendek ini banyak dicari karena dianggap cocok dengan siklus gajian pegawai. Sementara bank meminta minimum tenor 6 bulan yang belum tentu semua orang butuh masa pinjaman selama itu.
  • Plafon kecil. Bank jarang memberikan plafon pinjaman kecil. Paling minimum Rp 5 juta di KTA bank. Pinjaman online mengetahui ini dan menawarkan pinjaman mulai dari Rp 500 ribu. Orang yang butuh plafon kecil, cocok sekali dengan tawaran pinjaman online.

Cara Daftar

Cara Daftar

Buka aplikasi pinjaman, lakukan registrasi dan isi data diri sesuai petunjuk yang diberikan. Siapkan juga KTP dan nomor rekening bank.

Secara garis besar, proses pengajuan pinjaman online adalah:

  1. Unduh aplikasi pinjol 
  2. Isi formulir pinjaman uang online
  3. Persetujuan peminjaman dana uang cash
  4. Uang tunai ditransfer ke rekening 

1. Persyaratan Pinjaman

Secara umum, persyaratan untuk bisa mengajukan pinjaman online adalah:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Berdomisili di wilayah Indonesia di dalam cakupan layanan
  3. Usia 21 tahun (atau minimal 18 tahun dan telah menikah) sampai 65 tahun
  4. Memiliki email pribadi
  5. Memiliki penghasilan
  6. Memiliki KTP yang masih berlaku
  7. Memiliki akun Bank sesuai dengan KTP

2. Dokumen Wajib

Pada dasarnya, pinjaman online tidak meminta banyak dokumen dalam proses pengajuan, tetapi beberapa dokumen pendukung yang kerap diminta adalah:

  • Bukti Penghasilan. Bisa slip gaji, rekening bank atau rekening listrik, PAM
  • NPWP dan Pajak
  • Akun e-commerce (Tokopedia, Lazada, Bukalapak dll)
  • Akun Ojek Online: Gojek, Grab
  • BPJS TenagaKerja

Tips Pinjaman Uang

Tips Mengajukan Pinjaman

Ada sejumlah tips dalam mengambil pinjaman online, yaitu:

a) Terdaftar OJK

OJK atau otoritas jasa keuangan adalah lembaga yang mengatur dan mengawasi semua aktifitas yang terjadi di sektor keuangan. Termasuk mengawasi penyedia pinjaman baik konvensional atau online. 

Sudah menjadi rahasia umum bahwa tidak semua yang ada di internet memiliki legalitas. Apalagi penyedia pinjaman online yang kian menjamur, tidak semuanya bisa dipercaya. 

Maka dari itu Anda harus waspada saat memilih pinjaman online.

Jangan tergiur hanya oleh syarat yang mudah dan cepat.

Caranya adalah mengajukan hanya di lembaga resmi berizin OJK.

Penyedia jasa pinjaman online yang terdaftar di OJK menunjukkan legalitas perusahaan tersebut. Anda akan mendapatkan jaminan keamanan dalam bertransaksi. Hak-hak sebagai konsumen dilindungi. Ketika terjadi hal-hal yang merugikan terkait kesepakatan pinjaman online, debitur bisa membuat laporan kepada OJK.

OJK membuat sejumlah regulasi mengenai jasa pinjaman online. Salah satunya regulasi yang mengatur batasan maksimum bunga yang bisa dibebankan ke konsumen.

Adanya batasan bunga melindungi konsumen dari kemungkinan resiko beban pembayaran yang mencekik dan tidak manusiawi..

b) Transparansi 

Penting memilih penyedia jasa pinjaman online yang transparan. 

Karena konsumen tidak bertemu langsung dengan pihak kreditur, jadi segala informasi mengenai pinjaman harus jelas dari awal. Berapa pagu kredit yang akan diberikan, Bunga yang dibebankan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, cara pengambilan pinjaman, cara pembayaran cicilan dan biaya-biaya lainnya.

Dengan mengetahui transparansi informasi pinjaman online langsung cair, konsumen bisa mempertimbangkan nominal yang akan diajukan. Menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan membayar cicilan sesuai kesepakatan. 

Kemungkinan konsumen dirugikan lebih rendah jika sejak awal sudah transparan dan konsumen sudah menyetujui apa yang dibebankan atas pinjaman yang diterima. Mengetahui apa resiko jika terjadi keterlambatan membayar dari jatuh tempo. 

c) Layanan Konsumen

Waktu mengajukan pinjaman, sebaiknya pilih perusahaan yang punya layanan konsumen jelas dan mudah dihubungi. Misalnya, no telepon ada, lalu email, kalau mungkin ada WA dan alamat kantor.

Tujuannya, supaya jika nanti ada masalah, debitur bisa dengan mudah menghubungi dan mendapatkan respon cepat.

Layanan konsumen yang jelas dan mudah dihubungi juga menjadi penanda antara lembaga legal dan ilegal.

Pinjol ilegal biasanya tidak memiliki layanan konsumen. Jelas, mereka ilegal, jadi identitasnya ingin tidak dikenal dan sebisa mungkin ditutup tutupi.

d) Website Secured

Pinjaman online dilakukan lewat internet. Pastikan pinjaman dilakukan di situs yang aman dan terproteksi dengan secured.

Security sangat penting di era digital saat ini. Banyak kejadian pencurian data yang merugikan konsumen karena bocornya data-data penting.

Peminjam bisa melihat keamanan situs dari logo gembok atau tergembok di kiri atas yang bisa dikatakan keamanan dari situs tersebut terjamin, dan ini bisa menjadi indikasi bahwa aplikasi pinjaman uang online tersebut aman dan terpercaya.

Fintech P2P pinjaman online resmi diwajibkan OJK melakukan sejumlah langkah security di website dan database untuk melindungi data konsumen, termasuk lolos audit dan sertifikasi ISO teknologi informasi, untuk memastikan bahwa keamanan data konsumen menjadi prioritas utama perusahaan.

e) Kemampuan Pembayaran

Penting diperhatikan, saat mengajukan pinjaman mengambil plafon pinjaman yang sesuai kemampuan pembayaran. Jangan sampai gali lubang tutup lubang semata, apalagi mengingat bunga pinjaman online cukup tinggi.

Ketika ingin mengajukan pinjaman, Anda lakukan simulasi kredit, yang biasanya disediakan di situs keuangan. Dari hasil simulasi terlihat estimasi kewajiban cicilan berdasarkan jumlah plafon yang ingin diambil.

Coba hitung, apakah total kewajiban hutang setiap bulan, termasuk jika mengambil pinjaman online, dibandingkan penghasilan, sudah melewati angka 30% atau tidak. Jika ya, itu alarm karena melebihi batasan yang diberikan oleh perencana keuangan untuk kondisi keuangan keluarga yang sehat.

Pinjam sesuai kemampuan akan membuat peminjam bisa membayar tepat waktu dan tidak harus membayar denda keterlambatan.

f) Kontrak Pinjaman

Di setiap pengajuan kredit, calon nasabah diberikan kontrak pinjaman. Baca dengan teliti kontrak perjanjian yang ditawarkan, dan ajukan pertanyaan apabila belum jelas. 

Karena kontrak menjadi dasar hukum pinjam meminjam. Segala hak dan kewajiban pihak yang terlibat diatur dalam kontrak.

Kontrak pinjaman bisa bervariasi, mulai dari yang simpel, yaitu pinjaman dana tunai jangka waktu pendek, sampai yang cukup rumit terkait usaha, misalnya, jika terdapat jaminan atau agunan atas pengajuan pinjaman.

g) Review Konsumen

Keuntungan pinjaman di era digital adalah ada banyak komentar konsumen yang pernah mengambil sebelumnya di internet. Jejak digital nya ada.

Upayakan baca review konsumen tersebut. Banyak informasi penting disana yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum mengambil pinjaman.. 

Penyedia jasa pinjaman pastinya akan menampilkan review konsumen sebagai testimoni positif atas jasa yang diberikan. Biasanya akan mudah ditemukan di halaman website, sebagai promosi dan bagian dari transparansi informasi.

Calon konsumen bisa membandingkan dengan review yang langsung diberikan konsumen, yang tidak bisa seleksi oleh perusahaan. Review ini bisa ditemukan di Google Playstore (jika ada aplikasinya) atau dalam mesin pencarian Google.

Resiko Pinjaman Online

Resiko Pinjam Uang Online

Masyarakat disuguhi banyak sekali penawaran pinjam uang online saat ini. Promosi datang dari banyak penjuru lewat berbagai media, khususnya media online.

Penawaran tidak hanya dari pinjaman uang bank tetapi yang justru paling agresif adalah lembaga non-bank, fintech.

Namun, meskipun pinjaman online menawarkan kemudahan terutama buat Anda yang butuh pinjaman dana pribadi, sejumlah hal dan resiko perlu dipertimbangkan saat mengajukan kredit ke fintech maupun
pinjam uang di bank.

Pertama, hitung cicilan dan bunga pinjaman uang yang harus Anda bayar. Apakah Anda sanggup melunasi cicilan atau kewajiban tepat waktu.

Kedua, pahami besarnya biaya layanan dan bunga yang dibebankan oleh fintech ataupun jika Anda pinjam uang di bank. Meskipun merasa sanggup membayar cicilan per bulan, pastikan Anda sudah menghitung jumlah bunga dan biaya yang wajib dibayar untuk pinjaman uang.

Perlindungan Konsumen

Perlindungan Konsumen

Maraknya pinjaman online ilegal membuat aspek perlindungan konsumen menjadi sangat penting dan urgent. Jangan sampai manfaat pinjaman online kalah dengan kerugian akibat pinjaman ilegal.

Karena tidak memiliki izin, pinjaman ilegal mendatangkan sejumlah resiko yang membahayakan konsumen peminjam, antara lain, yaitu:

  1. Tidak ada pengawasan dari OJK. Tanpa regulator dan pengawasan, kegiatan pinjaman uang ilegal tidak akan memperhatikan aspek perlindungan konsumen.
  2. Tidak ada standar pengalaman Pengurus/Direksi Fintech Lending Ilegal untuk menjalankan kegiatan operasional pinjaman, termasuk bagaimana melayani konsumen dengan baik.
  3. Fintech Lending ilegal mengenakan biaya dan denda yang sangat besar dan tidak transparan. Sudah muncul banyak komplain soal ini dari nasabah yang dirugikan.
  4. Lokasi kantor Fintech ilegal tidak jelas/ditutupi dan bisa jadi berada di luar negeri untuk menghindari aparat hukum. Konsumen sulit menghubungi kantor pinjaman online untuk menyampaikan pengaduan atau pertanyaan.
  5. Aplikasi pinjol ilegal meminta akses kepada seluruh pribadi yang ada di dalam handphone pengguna yang kemudian disalahgunakan untuk melakukan penagihan. 
  6. Fintech Lending ilegal tidak menanggapi pengaduan konsumen dengan baik.
  7. Fintech Lending ilegal melakukan penagihan dengan cara-cara yang kasar, cenderung mengancam, tidak manusiawi, dan bertentangan dengan hukum. Tidak ada kewajiban melakukan sertifikasi tenaga penagih. 

Jadi, resiko pinjaman ilegal cukup besar buat konsumen peminjam.

Cara melaporkan Pinjaman Online Ilegal atau Fintech Ilegal ke OJK cukup mudah. Bisa dilakukan dalam 2 jalur, yaitu pengaduan konsumen OJK dan Satgas Investasi OJK.

A. Pengaduan Konsumen OJK

Kirimkan laporan ke pengaduan konsumen di OJK yang menyediakan berbagai cara saluran pengaduan, yaitu: dari email, surat sampai call center telepon OJK.

OJK memiliki bagian khusus Perlindungan Konsumen, yang menangani dari pengaduan konsumen termasuk soal pinjaman online, yang mana konsumen pinjaman dapat menyampaikan permintaan informasi atau pengaduan kepada OJK melalui sarana yang meliputi :

  1. Surat Tertulis dari konsumen ditujukan: Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Menara Radius Prawiro, Lantai 2 , Komplek Perkantoran Bank Indonesia, Jl. MH. Thamrin No. 2 Jakarta Pusat 10350
  2. Telepon : 157 Jam operasional : Senin – Jumat, Jam 08.00 – 17.00 WIB
  3. Email: Permintaan informasi dan pengaduan disampaikan email: konsumen@ojk.go.id
  4. Form Pengaduan Online: Masyarakat dapat mengirimkan pengaduan dalam form elektronik yang tersedia di http://konsumen.ojk.go.id/FormPengaduan

Untuk menyampaikan pengaduan, OJK menyarankan konsumen untuk melampirkan:

  • Bukti telah menyampaikan pengaduan kepada lembaga jasa keuangan terkait dan/atau jawabannya
  • Identitas diri atau surat kuasa (bagi yang diwakili)
  • Deskripsi/kronologis pengaduan
  • Dokumen pendukung

Dokumen yang diminta OJK diatas penting untuk 1) mempercepat penanganan oleh OJK dengan adanya bahan bahan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut; 2) menunjukkan bahwa pengaduan yang disampaikan kredibel untuk ditindaklanjuti oleh OJK.

OJK menetapkan bahwa apabila data/dokumen yang diminta tidak dipenuhi dalam waktu paling lambat 20 hari kerja sejak tanggal pemberitahuan, maka pengaduan dianggap dibatalkan.

Dalam form pengaduan online di OJK, konsumen bisa melihat dokumen – dokumen pendukung yang perlu disampaikan ke OJK, yaitu:

  1. Identitas Pelapor. Data lengkap konsumen yang melaporkan
  2. Pengaduan. Kronologi pengaduan secara lengkap, termasuk nominal kerugian, lokasi, lembaga keuangan yang terkait dan lainnya.
  3. Dokumen. Identitas Diri, Kronologis Pengaduan, Bukti Pengaduan PUJK, Surat pernyataan diatas materai dan dokumen Pendukung Lainnya.

Dari dokumen pengaduan yang diminta OJK tersebut, saya bisa menyimpulkan bahwa OJK mengharuskan konsumen sudah menyampaikan masalahnya ke lembaga keuangan terkait, dalam hal ini pinjaman online, memang kalau ilegal tidak banyak bisa diungkap karena ilegal dengan sendirinya memang tidak dalam pengawasan OJK.

B. Satgas Investasi OJK

Laporkan ke Satgas Investasi. 

Di dalam OJK juga terdapat Satgas Investasi, yang melakukan penutupan atas aktivitas pinjaman atau investasi yang ilegal. Penutupan Fintech ilegal dilakukan oleh Satgas Investasi, termasuk menutup aplikasi fintech.

Kontak Satgas Investasi adalah call center: (021) 1500 655 atau email:  waspadainvestasi@ojk.go.id atau Satgas Waspada Investasi, Gedung Soemitro Djojohadikusumo, Jalan Lapangan Banteng Timur No. 2-4 10710 DKI Jakarta Indonesia

Kesimpulan

Dalam 2 tahun terakhir, dunia pinjaman uang diserbu kehadiran Fintech. Fintech menawarkan kemudahan dalam permohonan pinjaman uang, baik terkait dana cepat dan dana tunai, buat mereka yang butuh pinjaman dana pribadi dalam waktu cepat.

Masyarakat tidak lagi harus pinjam uang ke bank, namun muncul alternatif pemberi pinjaman uang pribadi yang lain, yaitu Fintech.

Meskipun lambat bereaksi, tetapi bank akhirnya meluncurkan produk dana tunai pinjaman uang online. Dari review, saya mendapati produk KTA bank online ini cukup bersaing yang menyasar masyarakat yang butuh pinjaman dana pribadi .

Walaupun dalam hal kecepatan proses, bank masih kalah cepat dengan fintech pinjaman online, tetapi pinjaman uang di bank menawarkan bunga yang jauh lebih rendah. Perbedaannya sangat signifikan, sehingga tidak bisa diabaikan oleh calon peminjam.